Sabtu, 2 Julai 2011

JIWA KU BERBICARA

Mungkinkah JIWA itu tidak pernah diuji dengan hebat?
Ataupun meletakkan segalanya atas kesalahan orang lain?
Mengapa JIWA itu tidak terbit rasa kasihan,,bersalah atau sedikit merendahkan EGOnya?
Mengapa mesti memperlakukan orang yang sangat menJAGA HEARTY dengan mencari2 & merobek perasaan...
Tidakkah rasa bersalah mengetuk PINTU HEARTYnya ataukah pintu itu tertutup rapat untuk rasa2 yang tidak ingin diundang...
Sungguh angkuh JIWA itu,,yang bisa melukakan HEARTY setiap orang dengan perilaku yang sangat dibanggakan...
Alangkah petah LIDAH BERBICARA tentang betapa pincangnya pemikiran orang padahal tidak menyedari setiap perkataan yang diluahkan adalah PANTULAN PERIBADI sendiri...
Yang gersang dari dinginnya air mata keINSAFan,,juga kering dari pohon kerendahan HEARTY...
Yang melihat DIRI lebih betul berbanding orang lain...
Yang kononnya lantang mempertahankan hak,,tapi dalam masa sama menafikan hak orang lain yang perlu dilindungi...

Bicara apakah itu,,sehingga membuatkan telinga ini berdesir,,muak mendengar segala apa yang dihamburkan...
Tindakan tidak seperti kata2 yang terlontar...
Kata2 tidak mengiringi amalan yang wajar...
Mengapa begitu sudahnya JIWA itu...
Mungkinkah cahaya kelembutan dan sinar keIMANan semakin kelam menembusi ruang HEARTY...
Betapa pun aku mengatakan,,tidaklah dapat aku mengubahnya melainkan berDOA moga JIWA itu SEDAR & terJAGA dari kekalutan yang diciptanya sendiri...
Moga JIWA itu tidak hanyut atau terus tenggelam dalam wadah keSOMBONGan & keLUSUHan IMAN
Kejamkah aku untuk meluahkan semua ini??Aku tidak terdaya menahan perasaan ini kerana hanya aku yang merasa betapa perit untuk diluah apalagi untuk disimpan..Moga ALLAH mengampuniku & memberi nikmat keTENANGan dalam HEARTY ini yang sering carik & robek oleh JIWA kayu itu...

1 ulasan: